Sejarah Bahasa Pemrograman Pertama di Dunia

Di era modern saat ini, hampir semua aspek kehidupan kita bersentuhan dengan teknologi. Dari ponsel pintar, media sosial, hingga aplikasi belajar, semuanya bekerja dengan bantuan bahasa pemrograman. Namun, pernahkah kita bertanya: siapa yang menciptakan bahasa pemrograman pertama kali, dan bagaimana sejarahnya dimulai?

Awal Mula Pemrograman

Sebelum komputer canggih seperti sekarang, pada awal 1940–1950-an, komputer hanya bisa memahami kode mesin berupa angka biner (0 dan 1). Proses ini sangat sulit dipahami manusia. Para ilmuwan harus menulis ribuan baris kode angka hanya untuk membuat program sederhana.

Masalah inilah yang akhirnya mendorong lahirnya sebuah solusi: bahasa pemrograman tingkat tinggi — bahasa yang lebih mudah dipahami manusia, lalu diterjemahkan ke bahasa mesin oleh komputer.

Fortran: Bahasa Pemrograman Pertama

Pada tahun 1957, John Backus bersama tim dari IBM (International Business Machines) memperkenalkan bahasa bernama Fortran (Formula Translation).

Fortran dibuat khusus untuk membantu para ilmuwan dan insinyur dalam menyelesaikan perhitungan matematis yang rumit. Dengan Fortran, rumus matematika bisa ditulis dalam bentuk yang lebih mudah dipahami, mirip bahasa sehari-hari, lalu dijalankan oleh komputer.

Contoh sederhananya: jika sebelumnya penjumlahan atau perhitungan kompleks ditulis dalam kode mesin panjang, dengan Fortran cukup ditulis seperti:

SUM = A + B

Hal ini menjadikan Fortran revolusi besar di dunia komputer.

Perkembangan Setelah Fortran

Setelah kesuksesan Fortran, lahirlah bahasa lain yang lebih spesifik:

  • COBOL (1959): dipakai untuk kebutuhan bisnis dan administrasi.

  • LISP (1958): banyak digunakan dalam penelitian kecerdasan buatan.

  • C (1972): bahasa yang kemudian menjadi dasar munculnya C++, Java, dan bahasa modern lain.

  • Python, JavaScript, PHP (1990-an): bahasa yang banyak dipakai sampai hari ini untuk aplikasi, website, hingga kecerdasan buatan.

Makna bagi Dunia Pendidikan

Mengapa sejarah ini penting bagi kita sebagai siswa? Karena bahasa pemrograman adalah fondasi utama dari seluruh aplikasi dan gim yang kita gunakan sekarang. Tanpa Fortran, mungkin kita tidak akan mengenal Python, tidak ada aplikasi Android, bahkan tidak ada gim online modern.

Bagi siswa jurusan PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim), memahami sejarah ini memberikan motivasi bahwa setiap perkembangan teknologi berasal dari ide sederhana. Sementara itu, bagi jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual), bahasa pemrograman menjadi jembatan untuk menghasilkan karya visual yang interaktif, seperti animasi, website, dan aplikasi desain.

Penutup

Sejarah bahasa pemrograman pertama di dunia mengajarkan kita bahwa teknologi terus berkembang dari masa ke masa. Dari kode mesin yang sulit dipahami, kini kita bisa dengan mudah membuat aplikasi hanya dengan beberapa baris kode.

Siapa tahu, dari sekolah seperti kita inilah akan lahir generasi baru programmer dan desainer yang menciptakan inovasi besar di masa depan.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *